Seperti apa ponsel masa depan? Sebuah konsep dari Nokia menunjukkan, ponsel yang sekujur tubuhnya, dari depan sampai belakang dan sisi-sisinya, adalah layar sentuh.
Konsep itu bernama Nokia Gem yang diperkenalkan bertepatan dengan ulang tahun ke-25 Nokia Research Center. Seluruh permukaan yang berupa layar sentuh itu pun bisa berubah-ubah sesuai fungsi yang dipilih pengguna.
Dalam video di YouTube dari NokiaConversations, didemokan beberapa kemampuan ponsel yang masih sebatas angan-angan itu. Misalnya, saat digunakan sebagai peta, tampilan depan bisa menunjukkan lingkup area yang sempit, tapi saat dibalik ponsel akan menampilkan peta yang lebih luas.
Konsep lain yang ditampilkan adalah berbagi file atau media dengan interaksi sesama ponsel. Misalnya dengan menuangkan file dari satu ponsel ke ponsel lainnya.
Ada juga yang menunjukkan potensi pendapatan bagi operator telekomunikasi. Saat pengguna menerima panggilan telepon tertentu, misalnya, layar belakang akan menampilkan iklan yang bisa dilihat orang lain.
Jarkko Saunamaki, Senior Design Manager dari tim desain yang merancang konsep Nokia Gem, menyebutnya sebagai the ultimate customizable device. "Ponsel saat ini, ketika Anda memotret dengannya, bentuknya akan tetap seperti ponsel. Tapi dengan Gem, saat kamera diaktifkan, ia akan terlihat seperti kamera," tulisnya di blog Nokia Conversations.
Konsep ponsel ini mungkin menarik, tetapi ada beberapa masalah yang mengganjal dari sebuah ponsel yang sekujur tubuhnya adalah layar. Pertama, bagaimana konsumsi baterainya? Ponsel layar sentuh saat ini saja terbukti sangat boros baterai. Masalah kedua, bagaimana menghindari tidak sengaja menyentuh tombol yang ada di layar?
Apa pun itu, kreativitas konsep Nokia Gem ini menarik untuk diamati. Bukan tidak mungkin dari konsep ini akan lahir fitur atau rancangan ponsel yang praktis untuk ponsel masa depan. (sumber: kompas.com)
Saturday, November 12, 2011
Masjid Cantik Dari Paris
Masjid Paris! atau Mosquée de Paris, rumah ibadah yang konon berasitektur Spanyol dan Afrika utara ini akhirnya masuk dalam agenda liburan keluarga di Paris. Benar saja, tak hanya cantik menawan namun juga teduh terasa saat memasukinya. Kumandang Azan terdengar meskipun hanya menggema di dalam area masjid namun panggilan shalat itu membuat kalbu terharu....
Liburan sekolah tiba. Dan kota Paris menjadi pilihan kami untuk menghabiskan liburan keluarga sebelum pulang ke tanah air di Indonesia. Sudah kesepakatan, liburan akan diisi dengan acara santai dan budaya. Dari beberapa daftar yang kami tulis Masjid Paris menjadi tujuan utama kami.
Malu juga hati ini, sebagai umat Islam, setiap kali bertandang ke Paris, masjid yang justru menjadi tujuan utama selalu terlewatkan. Tapi lebih baik terlambat daripada tidak kan?
Masjid Paris atau di Perancis di sebut dengan Mosquée de Paris, merupakan masjid terbesar di negara ini. Wajar saja adanya juga di ibukota. Namun bukan yang tertua tertua di Perancis.
Karena itu sebelum bercerita kunjungan saya ke dalam Masjid Paris, saya berbicara sedikit kilas balik mengenai mengapa masjid ini dibangun.
Pada tahun 1856 berdasarkan desakan permintaan dari kaum Muslimin yang bermukim di kota Paris, pemerintahan Perancis mengeluarkan surat izin untuk memberikan lahan di pemakaman Paris Père-Lachaise, yang juga merupakan pemakaman bagi umat Kristiani. Tanah seluas 800 meter diberikan bagi umat Islam untuk memakamkan jenazah dan juga didirikan sebuah masjid kecil sebagai tempat pemandian dan persembahyangan jenazah.
Tempat ini, lebih banyak digunakan oleh bangsa Otoman, keturunan Turki. Tanah yang hanya seluas 800 meter itu, terasa semakin kecil dengan bertambahnya umat Islam yang datang ke Paris. Hingga kaum Muslimin lebih memilih tempat pemakaman di tempat lain atau di negara mereka sendiri. Yang ada kuburan dan masjid menjadi tak terawat karena jarang digunakan.
Proyek baru pun mulai mengalir, seperti renovasi dan pelebaran masjid, sayang dikarenakan Perang Dunia I, gagal terlaksanakan.
Berkat seorang jurnalis Perancis yaitu Paul Boudaire, yang bekerja di surat kabar yang banyak menyinggung masalah penjajahan negara Perancis terhadap negara jajahannya, Paul mengusulkan untuk membangun sebuah masjid yang layak bagi kaum Muslimin. Makanya Paul Boudaire dianggap sebagai bapak dari proyek berdirinya Masjid Paris yang hingga kini berdiri dengan kokoh.
Paul Boudaire, bapak dari pendiri masjid yang justru bukan pemeluk Islam ini dengan antusias mengusulkan dan mendorong agar proyek pendirian Masjid Paris ini terlaksana sebagai tanda penghormatan bangsa Perancis terhadap kaum Muslimin yang telah banyak memberikan jasa bagi negara Perancis pada masa Perang Dunia I. Memang pada Perang Dunia I, banyak penduduk di negara jajahan Perancis seperti Maroko, Aljazair dan negara di Afrika Utara yang merelakan nyawanya justru demi membela negara jajahannya, Perancis.
Maka usai Perang Dunia I, tepatnya tahun 1922, peletakan batu pertama dilakukan di daerah jardin des Plantes, Paris, yang menjadi lokasi berdirinya masjid sebagai tanda hormat kepada 70.000 umat Muslim yang dianggap sebagai pahlawan Perancis.
Empat tahun kemudian tepatnya tanggal 16 Juli 1926, rumah ibadah dengan insipirasi dari Masjid el-Qaraouiyyin di Fès Maroko yang merupakan salah satu masjid tertua di dunia, resmi didirikan. Presiden Perancis Gaston Doumergue dan Sultan Maroko Moulay Youssef meresmikan masjid terbesar pertama di Paris ini yang kini mendapat gelar sebagai tempat bersejarah sejak 9 Desember 1983.
Saatnya saya bercerita bagaiman kunjungan saya di rumah Allah ini. Paling mudah menuju ke Masjid Paris adalah dengan metro. Berada di wilayah 5 Paris (5eme arrondisement), menuju ke sana mengambil metro 7 dan berhenti di Place Morge. Saat kami keluar dari metro, hanya berjalan sedikit menara masjid setinggi 33 meter langsung terlihat dan tembok putih mengelilingi seluruh area masjid.
Saat kami datang, penjaga masjid langsung mendatangi kami. "Maaf waktu kunjungan hampir usai, jika ingin melihat lebih banyak silakan kembali nanti," katanya.
"Kami datang untuk shalat dzuhur," jawab suami saya, Kang Dadang.
"Ohh, Anda Muslim?" timpalnya.
"Ya, kami sekeluarga Muslim," jawab saya.
"Alhamdulillah, silahkan masuk, Anda boleh lihat-lihat masjid jika berkenan sebelum shalat," tuturnya dengan ramah.
Kami pun memasuki masjid. Suasana asri dan sejuk langsung menyambar pemandangan saya. Saya dan suami pernah mendatangi Masjid el-Qaraouiyyin di kota Fès, Maroko dan memang Mosquée de Paris ini banyak dipengaruhi arsitekturnya dari sana.
Bagian utama Masjid Paris di tengah-tengahnya berupa taman asri dengan bunga-bunga cantik dan pohon palem. Juga air mancur yang mengalir kebeberapa penjuru di tamannya. Lalu lorong-lorong tempat berbagai keperluan. Seperti madrasah, ruang andmistrasi, ruang pertemuan hingga perpustakaan.
Di bagian kedua masjid, pilar-pilar berbaris sepanjang lorong dengan lantai keramik dan di tengahnya terdapat teras besar terbuka. Di bagian kedua inilah ruang ibadah dengan dekorasi dari berbagai dunia Islam menyatu. Masjid Paris bersih dan rapi.
Saat suami saya, Kang Dadang alias David dan anak sulung saya sedang melakukan shalat masjid, saya menjaga si kecil di luar yang tak bisa diam berlari kesana-kemari. Sepatu-sepatu yang ditanggalkan suami dan anak saya begitu saja diluar, juga beberapa pengunjung lainnya, langsung dibereskan oleh pengurus masjid, ditaruhnya dalam rak sepatu. Maklum beberapa masjid di kota saya, Montpellier, rapi dan bersihnya tak sebanding dengan masjid di Paris ini.
Sambil menunggu waktu dzuhur, kami kembali melihat-lihat isi masjid. Ruang perpustakaan sempat menggoda kami untuk melihat-lihat beberapa buku, namun berhubung tak ada orang yang menjaga, urung niat kami untuk mengambil beberapa buku dan melihatnya. Tempat wudhu bagi wanita dan pria terpisah jauh. Wanita berada di dalam dan pria berada di halaman. Baiknya, masjid bisa dijangkau bagi penyandang cacat, mereka yang memakai kursi roda dapat memasuki masjid tanpa kesulitan.
Saya sebenarnya ingin benar bertemu dengan Imam di sini, tapi sayangnya dirinya sedang sangat sibuk saat itu, ditambah lagi harus bersiap-siap untuk menjadi Imam shalat di siang itu. Maka saya berbincang-bincang sedikit dengan pengurus setempat.
Masjid Paris saat ini dipimpin oleh rektor Dalil Boubakeur sejak tahun 1922. Karena di Masjid Paris tak hanya terdapat tempat ibadah saja, namun institut pendidikan juga terdapat. Bahkan saking banyaknya turis yang mengunjungi masjid ini, restoran, salon teh hingga pemandian hamam (uap) juga terdapat. Dan kabarnya, justru tempat hiburan ini yang paling menarik turis dan penduduk setempat untuk mendatanginya.
Saya penasaran, bertanya jika nantinya akankah saya mendengar suara adzan dari menara? "Indahnya memang seperti itu ya? Tapi kita kan hidup di negara yang tak berlandaskan agama, apalagi ini bukan negara Islam, maka adzan berkumandang ke luar dari masjid ini dilarang tentunya," kata pengurus masjid.
Namun, ia melanjutkan, "Tapi nanti Anda akan mendengar adzan juga, yang akan terdengar hanya di area masjid saja".
Sambil ngobrol dengan pengurus masjid, saya lihat dari tadi beberapa turis datang, dan rata-rata berpakaian sopan. Tiba-tiba seorang turis wanita berambut pirang dengan seorang pria, memasuki masjid. Yang jadi masalah, perempuannya pakai celana pendek, super pendek! Alias cuma pantat saja yang ketutup, dan kaos buntung dengan pusar terlihat.
Cepat-cepat petugas masjid mendatangi kedua pasangan tersebut, dengan sopan menyatakan jika waktu berkunjung telah usai, dan saat ini mereka sedang mempersiapkan untuk shalat.
Saat si wanita berkata akan kembali lagi nanti, dengan sangat berhati-hati, si pengurus masjid menjelaskan jika, memasuki rumah Tuhan, berpakaian sopan sangat dianjurkan, layaknya jika Anda memasuki gereja. "Saya rasa di tempat ibadah manapun tertulis peraturan yang sama," tutur petugas masjid kepada wanita seksi tersebut.
Saat kembali untuk meneruskan perbincangan kami, saya selidiki, apakah sering kedatangan pengunjung seksi? Si bapak pengurus hanya tersenyum, sambil berkata, "Yahh namanya juga negara bebas, berpakaian pun ikut bebas, dan saya rasa tinggal bagaimana caranya kami menyampaikan kepada mereka untuk menghormati tempat ibadah, karena kalau anda datang ke gereja pun, sama kan? Kerap tertulis pakaian sopan yang diperbolehkan memasuki gereja," katanya.
Memang benar, saat saya mengunjungi beberapa gereja di beberapa negara, beberapa kali saya melihat, petugas keamanan menolak beberapa pengunjung yang bercelana pendek untuk masuk kedalamnya. Jadi apalagi masjid ya? Yang untuk melakukan ibadah pun harus menutupi badan bagi kaum wanitnya.
Saya sendiri saat datang, tidak berkerudung hanya begitu memasuki masjid, selendang langsung saya pakai untuk menutupi kepala saya. Tapi selebihnya, bagi turis lainnya tak usah mengenakan penutup kepala, yang terpenting pakaian cukup dinilai sopan, bahkan kaus tangan pendek pun bisa menikmati keindahan masjid yang keramik dan dekorasinya asli dibawa dari beberapa negara Islam. Bagi pengunjung bukan Muslim, dikenakan biaya masuk, karena dianggap sebagai turis.
Pengurus masjid berpamitan untuk mempersiapkan waktunya shalat dzuhur. Suami saya yang juga ikutan sibuk cari informasi soal masjid, mendatangi saya.
"Kamu tahu tidak? Pada masa perang dunia kedua, masjid ini dipakai sebagai tempat persembunyian bangsa Yahudi!" tutur si akang bule suami saya.
"Wahhhh, saya nggak tahu, berarti saat itu toleransi agama sangat kental ya? Bayangkan umat Islam menolong kaum Yahudi untuk menyelamatkan nyawa mereka, yang saya tahu sekarang kan terbalik, yang ada perang melulu rebutan tanah," jawab saya.
Obrolan kami terputus saat adzan terdengar. Kami pun melaksanakan niat kami untuk shalat jamaah. Layaknya di Maroko, beberapa wanita melakukan shalat dengan pakaian Muslim mereka, hanya saya seorang yang mengenakan mukena, dan menjadi bahan pertanyaan para wanita muslim dimana bisa mendapatkan mukena seperti ini.....
Usai shalat, tujuan kami adalah mengisi perut yang dari tadi sudah main beduk! Maklum musim panas waktu shalat bergeser siang. Dzuhur baru dimulai pukul 13.30 dan saat itu waktu menunjukan pukul 14.00. Sudah bisa ditebak tentunya, kemana perut ini akan diisi. Apalagi kalau bukan restoran yang masih satu kawasan dengan masjid.
Saat saya memasuki restoran, suasananya bagaikan di Maroko. Dekorasi hingga jenis makanan yang ditawarkan membuat saya serasa kembali ke Maroko. Bagian depan restoran dipakai untuk salon teh, dan teh mint yang dituangkan ala Maroko sudah membuat saya tak sabar untuk segera mencicipi hidangan di restoran ini.
Tajine dan couscous menjadi pilihan kami. Sayangnya....dari mulai waktu menunggu kebagian tempat hingga datangnya makanan pakai acara lamaaaaa banget...! Satu jam kemudian barulah kami bisa mengisi perut, yang ludes dalam hitungan menit, wajar nahan lapar sudah dari tadi he-he-he...
Soal rasa? Lumayanlah dan soal harga? Boleh dibilang cocoklah dengan Paris. Tapi yang paling menyenangkan di restoran ini justru tempat ngetehnya bagi saya... duduk-duduk dengan santai di bawah pohon ditemani dengan teh hangat dan kue manis ala Maroko. Memulai liburan dengan ibadah selain menenangkan juga menyenangkan sekali (sumber: kompas.com)
Liburan sekolah tiba. Dan kota Paris menjadi pilihan kami untuk menghabiskan liburan keluarga sebelum pulang ke tanah air di Indonesia. Sudah kesepakatan, liburan akan diisi dengan acara santai dan budaya. Dari beberapa daftar yang kami tulis Masjid Paris menjadi tujuan utama kami.
Malu juga hati ini, sebagai umat Islam, setiap kali bertandang ke Paris, masjid yang justru menjadi tujuan utama selalu terlewatkan. Tapi lebih baik terlambat daripada tidak kan?
Masjid Paris atau di Perancis di sebut dengan Mosquée de Paris, merupakan masjid terbesar di negara ini. Wajar saja adanya juga di ibukota. Namun bukan yang tertua tertua di Perancis.
Karena itu sebelum bercerita kunjungan saya ke dalam Masjid Paris, saya berbicara sedikit kilas balik mengenai mengapa masjid ini dibangun.
Pada tahun 1856 berdasarkan desakan permintaan dari kaum Muslimin yang bermukim di kota Paris, pemerintahan Perancis mengeluarkan surat izin untuk memberikan lahan di pemakaman Paris Père-Lachaise, yang juga merupakan pemakaman bagi umat Kristiani. Tanah seluas 800 meter diberikan bagi umat Islam untuk memakamkan jenazah dan juga didirikan sebuah masjid kecil sebagai tempat pemandian dan persembahyangan jenazah.
Tempat ini, lebih banyak digunakan oleh bangsa Otoman, keturunan Turki. Tanah yang hanya seluas 800 meter itu, terasa semakin kecil dengan bertambahnya umat Islam yang datang ke Paris. Hingga kaum Muslimin lebih memilih tempat pemakaman di tempat lain atau di negara mereka sendiri. Yang ada kuburan dan masjid menjadi tak terawat karena jarang digunakan.
Proyek baru pun mulai mengalir, seperti renovasi dan pelebaran masjid, sayang dikarenakan Perang Dunia I, gagal terlaksanakan.
Berkat seorang jurnalis Perancis yaitu Paul Boudaire, yang bekerja di surat kabar yang banyak menyinggung masalah penjajahan negara Perancis terhadap negara jajahannya, Paul mengusulkan untuk membangun sebuah masjid yang layak bagi kaum Muslimin. Makanya Paul Boudaire dianggap sebagai bapak dari proyek berdirinya Masjid Paris yang hingga kini berdiri dengan kokoh.
Paul Boudaire, bapak dari pendiri masjid yang justru bukan pemeluk Islam ini dengan antusias mengusulkan dan mendorong agar proyek pendirian Masjid Paris ini terlaksana sebagai tanda penghormatan bangsa Perancis terhadap kaum Muslimin yang telah banyak memberikan jasa bagi negara Perancis pada masa Perang Dunia I. Memang pada Perang Dunia I, banyak penduduk di negara jajahan Perancis seperti Maroko, Aljazair dan negara di Afrika Utara yang merelakan nyawanya justru demi membela negara jajahannya, Perancis.
Maka usai Perang Dunia I, tepatnya tahun 1922, peletakan batu pertama dilakukan di daerah jardin des Plantes, Paris, yang menjadi lokasi berdirinya masjid sebagai tanda hormat kepada 70.000 umat Muslim yang dianggap sebagai pahlawan Perancis.
Empat tahun kemudian tepatnya tanggal 16 Juli 1926, rumah ibadah dengan insipirasi dari Masjid el-Qaraouiyyin di Fès Maroko yang merupakan salah satu masjid tertua di dunia, resmi didirikan. Presiden Perancis Gaston Doumergue dan Sultan Maroko Moulay Youssef meresmikan masjid terbesar pertama di Paris ini yang kini mendapat gelar sebagai tempat bersejarah sejak 9 Desember 1983.
Saatnya saya bercerita bagaiman kunjungan saya di rumah Allah ini. Paling mudah menuju ke Masjid Paris adalah dengan metro. Berada di wilayah 5 Paris (5eme arrondisement), menuju ke sana mengambil metro 7 dan berhenti di Place Morge. Saat kami keluar dari metro, hanya berjalan sedikit menara masjid setinggi 33 meter langsung terlihat dan tembok putih mengelilingi seluruh area masjid.
Saat kami datang, penjaga masjid langsung mendatangi kami. "Maaf waktu kunjungan hampir usai, jika ingin melihat lebih banyak silakan kembali nanti," katanya.
"Kami datang untuk shalat dzuhur," jawab suami saya, Kang Dadang.
"Ohh, Anda Muslim?" timpalnya.
"Ya, kami sekeluarga Muslim," jawab saya.
"Alhamdulillah, silahkan masuk, Anda boleh lihat-lihat masjid jika berkenan sebelum shalat," tuturnya dengan ramah.
Kami pun memasuki masjid. Suasana asri dan sejuk langsung menyambar pemandangan saya. Saya dan suami pernah mendatangi Masjid el-Qaraouiyyin di kota Fès, Maroko dan memang Mosquée de Paris ini banyak dipengaruhi arsitekturnya dari sana.
Bagian utama Masjid Paris di tengah-tengahnya berupa taman asri dengan bunga-bunga cantik dan pohon palem. Juga air mancur yang mengalir kebeberapa penjuru di tamannya. Lalu lorong-lorong tempat berbagai keperluan. Seperti madrasah, ruang andmistrasi, ruang pertemuan hingga perpustakaan.
Di bagian kedua masjid, pilar-pilar berbaris sepanjang lorong dengan lantai keramik dan di tengahnya terdapat teras besar terbuka. Di bagian kedua inilah ruang ibadah dengan dekorasi dari berbagai dunia Islam menyatu. Masjid Paris bersih dan rapi.
Saat suami saya, Kang Dadang alias David dan anak sulung saya sedang melakukan shalat masjid, saya menjaga si kecil di luar yang tak bisa diam berlari kesana-kemari. Sepatu-sepatu yang ditanggalkan suami dan anak saya begitu saja diluar, juga beberapa pengunjung lainnya, langsung dibereskan oleh pengurus masjid, ditaruhnya dalam rak sepatu. Maklum beberapa masjid di kota saya, Montpellier, rapi dan bersihnya tak sebanding dengan masjid di Paris ini.
Sambil menunggu waktu dzuhur, kami kembali melihat-lihat isi masjid. Ruang perpustakaan sempat menggoda kami untuk melihat-lihat beberapa buku, namun berhubung tak ada orang yang menjaga, urung niat kami untuk mengambil beberapa buku dan melihatnya. Tempat wudhu bagi wanita dan pria terpisah jauh. Wanita berada di dalam dan pria berada di halaman. Baiknya, masjid bisa dijangkau bagi penyandang cacat, mereka yang memakai kursi roda dapat memasuki masjid tanpa kesulitan.
Saya sebenarnya ingin benar bertemu dengan Imam di sini, tapi sayangnya dirinya sedang sangat sibuk saat itu, ditambah lagi harus bersiap-siap untuk menjadi Imam shalat di siang itu. Maka saya berbincang-bincang sedikit dengan pengurus setempat.
Masjid Paris saat ini dipimpin oleh rektor Dalil Boubakeur sejak tahun 1922. Karena di Masjid Paris tak hanya terdapat tempat ibadah saja, namun institut pendidikan juga terdapat. Bahkan saking banyaknya turis yang mengunjungi masjid ini, restoran, salon teh hingga pemandian hamam (uap) juga terdapat. Dan kabarnya, justru tempat hiburan ini yang paling menarik turis dan penduduk setempat untuk mendatanginya.
Saya penasaran, bertanya jika nantinya akankah saya mendengar suara adzan dari menara? "Indahnya memang seperti itu ya? Tapi kita kan hidup di negara yang tak berlandaskan agama, apalagi ini bukan negara Islam, maka adzan berkumandang ke luar dari masjid ini dilarang tentunya," kata pengurus masjid.
Namun, ia melanjutkan, "Tapi nanti Anda akan mendengar adzan juga, yang akan terdengar hanya di area masjid saja".
Sambil ngobrol dengan pengurus masjid, saya lihat dari tadi beberapa turis datang, dan rata-rata berpakaian sopan. Tiba-tiba seorang turis wanita berambut pirang dengan seorang pria, memasuki masjid. Yang jadi masalah, perempuannya pakai celana pendek, super pendek! Alias cuma pantat saja yang ketutup, dan kaos buntung dengan pusar terlihat.
Cepat-cepat petugas masjid mendatangi kedua pasangan tersebut, dengan sopan menyatakan jika waktu berkunjung telah usai, dan saat ini mereka sedang mempersiapkan untuk shalat.
Saat si wanita berkata akan kembali lagi nanti, dengan sangat berhati-hati, si pengurus masjid menjelaskan jika, memasuki rumah Tuhan, berpakaian sopan sangat dianjurkan, layaknya jika Anda memasuki gereja. "Saya rasa di tempat ibadah manapun tertulis peraturan yang sama," tutur petugas masjid kepada wanita seksi tersebut.
Saat kembali untuk meneruskan perbincangan kami, saya selidiki, apakah sering kedatangan pengunjung seksi? Si bapak pengurus hanya tersenyum, sambil berkata, "Yahh namanya juga negara bebas, berpakaian pun ikut bebas, dan saya rasa tinggal bagaimana caranya kami menyampaikan kepada mereka untuk menghormati tempat ibadah, karena kalau anda datang ke gereja pun, sama kan? Kerap tertulis pakaian sopan yang diperbolehkan memasuki gereja," katanya.
Memang benar, saat saya mengunjungi beberapa gereja di beberapa negara, beberapa kali saya melihat, petugas keamanan menolak beberapa pengunjung yang bercelana pendek untuk masuk kedalamnya. Jadi apalagi masjid ya? Yang untuk melakukan ibadah pun harus menutupi badan bagi kaum wanitnya.
Saya sendiri saat datang, tidak berkerudung hanya begitu memasuki masjid, selendang langsung saya pakai untuk menutupi kepala saya. Tapi selebihnya, bagi turis lainnya tak usah mengenakan penutup kepala, yang terpenting pakaian cukup dinilai sopan, bahkan kaus tangan pendek pun bisa menikmati keindahan masjid yang keramik dan dekorasinya asli dibawa dari beberapa negara Islam. Bagi pengunjung bukan Muslim, dikenakan biaya masuk, karena dianggap sebagai turis.
Pengurus masjid berpamitan untuk mempersiapkan waktunya shalat dzuhur. Suami saya yang juga ikutan sibuk cari informasi soal masjid, mendatangi saya.
"Kamu tahu tidak? Pada masa perang dunia kedua, masjid ini dipakai sebagai tempat persembunyian bangsa Yahudi!" tutur si akang bule suami saya.
"Wahhhh, saya nggak tahu, berarti saat itu toleransi agama sangat kental ya? Bayangkan umat Islam menolong kaum Yahudi untuk menyelamatkan nyawa mereka, yang saya tahu sekarang kan terbalik, yang ada perang melulu rebutan tanah," jawab saya.
Obrolan kami terputus saat adzan terdengar. Kami pun melaksanakan niat kami untuk shalat jamaah. Layaknya di Maroko, beberapa wanita melakukan shalat dengan pakaian Muslim mereka, hanya saya seorang yang mengenakan mukena, dan menjadi bahan pertanyaan para wanita muslim dimana bisa mendapatkan mukena seperti ini.....
Usai shalat, tujuan kami adalah mengisi perut yang dari tadi sudah main beduk! Maklum musim panas waktu shalat bergeser siang. Dzuhur baru dimulai pukul 13.30 dan saat itu waktu menunjukan pukul 14.00. Sudah bisa ditebak tentunya, kemana perut ini akan diisi. Apalagi kalau bukan restoran yang masih satu kawasan dengan masjid.
Saat saya memasuki restoran, suasananya bagaikan di Maroko. Dekorasi hingga jenis makanan yang ditawarkan membuat saya serasa kembali ke Maroko. Bagian depan restoran dipakai untuk salon teh, dan teh mint yang dituangkan ala Maroko sudah membuat saya tak sabar untuk segera mencicipi hidangan di restoran ini.
Tajine dan couscous menjadi pilihan kami. Sayangnya....dari mulai waktu menunggu kebagian tempat hingga datangnya makanan pakai acara lamaaaaa banget...! Satu jam kemudian barulah kami bisa mengisi perut, yang ludes dalam hitungan menit, wajar nahan lapar sudah dari tadi he-he-he...
Soal rasa? Lumayanlah dan soal harga? Boleh dibilang cocoklah dengan Paris. Tapi yang paling menyenangkan di restoran ini justru tempat ngetehnya bagi saya... duduk-duduk dengan santai di bawah pohon ditemani dengan teh hangat dan kue manis ala Maroko. Memulai liburan dengan ibadah selain menenangkan juga menyenangkan sekali (sumber: kompas.com)
Angka 11-11-11 Bisa Disebut Palindrom
Hari ini tanggal 11 November 2011 telah dinanti dan menjadi perbincangan dalam beberapa waktu terakhir. Hari yang terdiri dari angka cantik jika dituliskan enam angka 11-11-11 itu dihubungkan dengan banyak hal, mulai dari fengsui, hari baik, hingga hari buruk.
Analisis fengsui menyebut bahwa pada tanggal tersebut, elemen Bumi berupa api Yang dan elemen langit berupa logam Yang. Karena elemen api dan logam saling merusak, maka hari itu dianggap hari yang tidak baik, terutama untuk menikah.
Beda lagi dengan analisis masyarakat modern yang suka angka cantik. Jika menurut fengsui 11-11-11 bukanlah hari baik untuk menikah, masyarakat justru memanfaatkan hari itu untuk melangsungkan pernikahan. Seperti diberitakan sebelumnya, pernikahan pada hari itu justru membeludak.
Jadi, mana yang benar? Hari baik atau hari buruk? Jawabannya mungkin akan tergantung pada kebudayaan tempat masyarakat berada. Mungkin saja dalam masyarakat tertentu, 11-11-11 bisa jadi dianggap hari kiamat seperti budaya lain hari-hari berangka cantik sebagai hari kiamat.
Palindrom
Yang sebenarnya menarik dan belum banyak disinggung bahwa 11-11-11 adalah palindrom. Istilah palindrom sendiri tak ada kaitannya sama sekali dengan dunia mistis maupun hari kiamat. Palindrom adalah susunan angka, kata, atau frase yang bila dibaca dari depan ataupun belakang tetap sama.
Contoh palindrom kata yang terkenal adalah "Madam, I'm Adam". Coba baca dari depan maupun belakang dengan mengabaikan apostrof, bunyinya akan sama. Contoh lain yang bisa dicermati adalah "was it a rat i saw" serta kata "level". Dalam bahasa Indonesia, ada juga beberapa contoh. Misalnya "kasur rusak", sama bukan jika dibaca dari dua arah. Sementara ada juga contoh lain, di antaranya "rumus sumur", "kosok", "katak", "malam", "taat", serta "aku suka".
Nah, 11-11-11 adalah salah satu bentuk angka jika formulanya adalah tanggal-bulan-tahun, dengan tulisan tahun hanya ditulis dua digit. Dengan formula bulan-tanggal-tahun, bulan ini juga ada angka palindrom, yakni 11-02-2011. Tahun depan, akan ada beberapa palindrom. Dengan formula bulan-tanggal-tahun ada 2-10-2012 dan 21-02-2012. Dengan formula tanggal-bulan-tahun, ada 2-10-2012. Dalam jangka panjang, ada tanggal 02-02-2020 serta 13-02-2031.
Palindrom juga dikenal pada angka-angka biasa, misalnya 131 dan 12345678987654321. ada juga contoh operasi hitung yang panjang dan rumit yang nantinya akan menghasilkan palindrom angka, contohnya bila memulai menambahkan angka palindrom, 89+98. Cermati operasi hitung berikut:
89 + 98 = 187 187 + 781 = 968 968 + 869 = 1.837 1.837 + 7.381 = 9.218 9.218 + 8.129 = 17.347 17.347 + 74.371 = 91.718 91.718 + 81.719 = 173.437 173.437 + 734.371 = 907.808 907.808 + 808.709 = 1.716.517 1.716.517 + 7.156.171 = 8.872.688 8.872.688 + 8.862.788 = 17.735.476 17.735.476 + 67.453.771 = 85.189.247 85.189.247 + 74.298.158 = 159.487.405 159.487.405 + 504.784.951 = 664.272.356 664.272.356 + 653.272.466 = 1.317.544.822 1.317.544.822 + 2.284.457.131 = 3.602.001.953 3.602.001.953 + 3.591.002.063 = 7.193.004.016 7.193.004.016 + 6.104.003.917 = 13.297.007.933 13.297.007.933 + 33.970.079.231 = 47.267.087.164 47.267.087.164 + 46.178.076.274 = 93.445.163.438 93.445.163.438 + 83.436.154.439 = 176.881.317.877 176.881.317.877 + 778.713.188.671 = 955.594.506.548 955.594.506.548 + 845.605.495.559 = 1.801.200.002.107 1.801.200.002.107 + 7.012.000.021.081 = 8.813.200.023.188
Coba lihat hasil akhir, angka 8.813.200.023.188, yang merupakan contoh palindrom angka. Dan, angka itu didapatkan dengan cara menjumlahkan palindrom angka yang hasilnya lalu ditambahkan lagi dengan angka yang dibaca dari arah berlawanan.
Dalam sejarah, angka-angka cantik termasuk palindrom angka dianggap memiliki makna tertentu. Tetapi, apakah benar memiliki makna? Psikolog berpandangan bahwa cara manusia memaknai angka cantik mungkin hanya "apophenia". Definisi istilah tersebut adalah kecenderungan manusia untuk selalu mencari arti di balik data yang random. Karena pencarian itu kadang manusia lalu membuat kaitan pada sesuatu yang tak terkait.
Para ilmuwan mengatakan bahwa manusia punya kemampuan kognitif sehingga cenderung selalu menalar. Kemampuan menalar jelas memberikan hal baik kala menganalisis. Tapi jika "terlalu", manusia kadang justru menalar hal-hal yang sebenarnya tak ada. Jadi, 11-11-11 mungkin tak ada maknanya sama sekali.
Orang hanya mulai memaknai ketika ada satu orang mengungkap salah satu pandangan tentang angka itu. Pandangan kemudian menyebar lewat mulut atau jejaring sosial sehingga heboh dan seolah istimewa.
Namun, jika memang beberapa kalangan menganggap tanggal ini istimewa, tentunya tak masalah. Misalnya, bagi mereka yang melangsungkan pernikahan pada 11-11-11 dan pukul 11.11, tentunya pada akhirnya tanggal itu akan berarti secara personal. (sumber: kompas.com)
Analisis fengsui menyebut bahwa pada tanggal tersebut, elemen Bumi berupa api Yang dan elemen langit berupa logam Yang. Karena elemen api dan logam saling merusak, maka hari itu dianggap hari yang tidak baik, terutama untuk menikah.
Beda lagi dengan analisis masyarakat modern yang suka angka cantik. Jika menurut fengsui 11-11-11 bukanlah hari baik untuk menikah, masyarakat justru memanfaatkan hari itu untuk melangsungkan pernikahan. Seperti diberitakan sebelumnya, pernikahan pada hari itu justru membeludak.
Jadi, mana yang benar? Hari baik atau hari buruk? Jawabannya mungkin akan tergantung pada kebudayaan tempat masyarakat berada. Mungkin saja dalam masyarakat tertentu, 11-11-11 bisa jadi dianggap hari kiamat seperti budaya lain hari-hari berangka cantik sebagai hari kiamat.
Palindrom
Yang sebenarnya menarik dan belum banyak disinggung bahwa 11-11-11 adalah palindrom. Istilah palindrom sendiri tak ada kaitannya sama sekali dengan dunia mistis maupun hari kiamat. Palindrom adalah susunan angka, kata, atau frase yang bila dibaca dari depan ataupun belakang tetap sama.
Contoh palindrom kata yang terkenal adalah "Madam, I'm Adam". Coba baca dari depan maupun belakang dengan mengabaikan apostrof, bunyinya akan sama. Contoh lain yang bisa dicermati adalah "was it a rat i saw" serta kata "level". Dalam bahasa Indonesia, ada juga beberapa contoh. Misalnya "kasur rusak", sama bukan jika dibaca dari dua arah. Sementara ada juga contoh lain, di antaranya "rumus sumur", "kosok", "katak", "malam", "taat", serta "aku suka".
Nah, 11-11-11 adalah salah satu bentuk angka jika formulanya adalah tanggal-bulan-tahun, dengan tulisan tahun hanya ditulis dua digit. Dengan formula bulan-tanggal-tahun, bulan ini juga ada angka palindrom, yakni 11-02-2011. Tahun depan, akan ada beberapa palindrom. Dengan formula bulan-tanggal-tahun ada 2-10-2012 dan 21-02-2012. Dengan formula tanggal-bulan-tahun, ada 2-10-2012. Dalam jangka panjang, ada tanggal 02-02-2020 serta 13-02-2031.
Palindrom juga dikenal pada angka-angka biasa, misalnya 131 dan 12345678987654321. ada juga contoh operasi hitung yang panjang dan rumit yang nantinya akan menghasilkan palindrom angka, contohnya bila memulai menambahkan angka palindrom, 89+98. Cermati operasi hitung berikut:
89 + 98 = 187 187 + 781 = 968 968 + 869 = 1.837 1.837 + 7.381 = 9.218 9.218 + 8.129 = 17.347 17.347 + 74.371 = 91.718 91.718 + 81.719 = 173.437 173.437 + 734.371 = 907.808 907.808 + 808.709 = 1.716.517 1.716.517 + 7.156.171 = 8.872.688 8.872.688 + 8.862.788 = 17.735.476 17.735.476 + 67.453.771 = 85.189.247 85.189.247 + 74.298.158 = 159.487.405 159.487.405 + 504.784.951 = 664.272.356 664.272.356 + 653.272.466 = 1.317.544.822 1.317.544.822 + 2.284.457.131 = 3.602.001.953 3.602.001.953 + 3.591.002.063 = 7.193.004.016 7.193.004.016 + 6.104.003.917 = 13.297.007.933 13.297.007.933 + 33.970.079.231 = 47.267.087.164 47.267.087.164 + 46.178.076.274 = 93.445.163.438 93.445.163.438 + 83.436.154.439 = 176.881.317.877 176.881.317.877 + 778.713.188.671 = 955.594.506.548 955.594.506.548 + 845.605.495.559 = 1.801.200.002.107 1.801.200.002.107 + 7.012.000.021.081 = 8.813.200.023.188
Coba lihat hasil akhir, angka 8.813.200.023.188, yang merupakan contoh palindrom angka. Dan, angka itu didapatkan dengan cara menjumlahkan palindrom angka yang hasilnya lalu ditambahkan lagi dengan angka yang dibaca dari arah berlawanan.
Dalam sejarah, angka-angka cantik termasuk palindrom angka dianggap memiliki makna tertentu. Tetapi, apakah benar memiliki makna? Psikolog berpandangan bahwa cara manusia memaknai angka cantik mungkin hanya "apophenia". Definisi istilah tersebut adalah kecenderungan manusia untuk selalu mencari arti di balik data yang random. Karena pencarian itu kadang manusia lalu membuat kaitan pada sesuatu yang tak terkait.
Para ilmuwan mengatakan bahwa manusia punya kemampuan kognitif sehingga cenderung selalu menalar. Kemampuan menalar jelas memberikan hal baik kala menganalisis. Tapi jika "terlalu", manusia kadang justru menalar hal-hal yang sebenarnya tak ada. Jadi, 11-11-11 mungkin tak ada maknanya sama sekali.
Orang hanya mulai memaknai ketika ada satu orang mengungkap salah satu pandangan tentang angka itu. Pandangan kemudian menyebar lewat mulut atau jejaring sosial sehingga heboh dan seolah istimewa.
Namun, jika memang beberapa kalangan menganggap tanggal ini istimewa, tentunya tak masalah. Misalnya, bagi mereka yang melangsungkan pernikahan pada 11-11-11 dan pukul 11.11, tentunya pada akhirnya tanggal itu akan berarti secara personal. (sumber: kompas.com)
Fosil Buaya Maroko Sepanjang 11 Meter
Fosil spesies buaya purba ditemukan di Maroko pada awal tahun 2.000-an dan dibawa ke Royal Ontario Museum di Kanada. Setelah satu dekade, palaentolog akhirnya berhasil mengidentifikasi fosil tersebut dan mempresentasikan di Pertemuan Tahunan Masyarakat Palaentologi Vertebrata ke 71 di Las Vegas, AS, minggu ini.
Palaentolog menyatakan bahwa fosil itu adalah buaya purba, diberi nama ShieldCroc. Pemberian nama didasarkan pada karakteristik kepala yang dimiliki buaya itu. Menurut hasil konstruksi, buaya purba itu mempunyai lapisan tulang unik di kepala yang diselimuti oleh pembuluh darah dan lapisan kulit khusus.
Ukuran ShieldCroc lebih kurang 9-11 meter dan tinggal di sungai membuatnya disebut monster sungai. Spesies ini diperkirakan memangsa coelacanth yang berukuran panjang 4 meter. Meski memakan mangsa yang cukup besar, ShieldCroc memiliki rahang yang relatif lemah dibandingkan buaya modern.
Casey Holiday, palaentolog dari University of Missouri yang mengidentifikasi fosil buaya purba itu, mengatakan, "Mereka adalah pemangsa yang cepat, menunggu mangsa datang dan mengambil dengan cepat, menelan dengan mulutnya yang besar dan berbentuk seperti keranjang, seperti cara pelikan menelan."
ShieldCroc diperkirakan hidup 99 juta tahun yang lalu. Berdasarkan hasil perbandingan dengan buaya masa kini—meliputi buaya, kadal, dan aligator—ilmuwan memperkirakan bahwa lapisan yang dimiliki ShieldCroc berfungsi membantu mengontrol temperatur badan dan berkomunikasi dengan individu sejenis lainnya.
Fitur hampir serupa juga dimiliki beberapa buaya modern. Misalnya, buaya Kuba memiliki tanduk di sisi kepalanya, yang pada jantan berfungsi untuk menarik perhatian betina sekaligus mengusir pejantan lainnya. Meski begitu, diketahui bahwa lapisan seperti pada ShieldCroc merupakan satu-satunya yang pernah ditemukan.
Penemuan ShieldCroc mengindikasikan bahwa buaya berevolusi dari wilayah Mediterania. Selain itu, penemuan ini juga menunjukkan keragaman buaya di wilayah lintang selatan Bumi, termasuk Afrika.
"Ini pastinya menunjukkan bahwa Afrika adalah pusat beragam buaya hidup di tempat dan waktu yang sama," kata Holiday seperti dikutip situs National Geographic (sumber: kompas.com)
Palaentolog menyatakan bahwa fosil itu adalah buaya purba, diberi nama ShieldCroc. Pemberian nama didasarkan pada karakteristik kepala yang dimiliki buaya itu. Menurut hasil konstruksi, buaya purba itu mempunyai lapisan tulang unik di kepala yang diselimuti oleh pembuluh darah dan lapisan kulit khusus.
Ukuran ShieldCroc lebih kurang 9-11 meter dan tinggal di sungai membuatnya disebut monster sungai. Spesies ini diperkirakan memangsa coelacanth yang berukuran panjang 4 meter. Meski memakan mangsa yang cukup besar, ShieldCroc memiliki rahang yang relatif lemah dibandingkan buaya modern.
Casey Holiday, palaentolog dari University of Missouri yang mengidentifikasi fosil buaya purba itu, mengatakan, "Mereka adalah pemangsa yang cepat, menunggu mangsa datang dan mengambil dengan cepat, menelan dengan mulutnya yang besar dan berbentuk seperti keranjang, seperti cara pelikan menelan."
ShieldCroc diperkirakan hidup 99 juta tahun yang lalu. Berdasarkan hasil perbandingan dengan buaya masa kini—meliputi buaya, kadal, dan aligator—ilmuwan memperkirakan bahwa lapisan yang dimiliki ShieldCroc berfungsi membantu mengontrol temperatur badan dan berkomunikasi dengan individu sejenis lainnya.
Fitur hampir serupa juga dimiliki beberapa buaya modern. Misalnya, buaya Kuba memiliki tanduk di sisi kepalanya, yang pada jantan berfungsi untuk menarik perhatian betina sekaligus mengusir pejantan lainnya. Meski begitu, diketahui bahwa lapisan seperti pada ShieldCroc merupakan satu-satunya yang pernah ditemukan.
Penemuan ShieldCroc mengindikasikan bahwa buaya berevolusi dari wilayah Mediterania. Selain itu, penemuan ini juga menunjukkan keragaman buaya di wilayah lintang selatan Bumi, termasuk Afrika.
"Ini pastinya menunjukkan bahwa Afrika adalah pusat beragam buaya hidup di tempat dan waktu yang sama," kata Holiday seperti dikutip situs National Geographic (sumber: kompas.com)
Wednesday, November 9, 2011
Makanan Penghalau Jerawat
Kendati belum terbukti secara ilmiah, namun hampir sepertiga orang yang bermasalah dengan jerawat mengaku ada kaitan kuat antara apa yang mereka asup dengan timbulnya jerawat.
Secara sederhana, jerawat timbul karena pergantian sel kulit yang disebut keratin. Pergantian sel kulit yang tidak sesuai akan menyebabkan sel-sel menyumbat kelenjar minyak dan pori yang akan menangkap protein dan sebum (minyak alami kulit) di bawah kulit. Protein dan minyak ini menjadi makanan untuk P.acnes, bakteri penyebab jerawat.
Menurut Ellen Marmur, MD, spesialis kulit dan penulis buku Simple Skin Beauty, ada banyak cara untuk mencegah siklus tersebut berulang. Salah satu caranya adalah mengonsumsi makanan dengan kandungan vitamin dan nutrien yang tepat.
"Makanan berpengaruh sekitar 25 persen, sisanya adalah faktor hormon, stres, kualitas tidur, dan lingkungan. Perawatan kulit yang baik juga berpengaruh. Karena itu pada dasarnya tidak ada makanan super untuk mencegah jerawat," katanya.
Menurut penelitian di bidang diet dan kulit, terungkap pola makan yang kaya buah dan sayuran sangat baik untuk kulit. Makanan sehat ini akan mengurangi inflamasi dan komedo. Berikut adalah beberapa jenis makanan yang dianjurkan.
- Vitamin A
Vitamin A membantu mengatur siklus regenerasi kulit sehingga tidak ada lagi protein dan minyak penyebab jerawat yang tersumbat. "Vitamin A adalah kandungan utama obat-obatan jerawat," kata Marmur. Sumber terbaik vitamin A adalah minyak ikan, salmon, wortel, bayam, dan brokoli. Meski begitu jangan berlebihan mengonsumsi vitamin A karena bisa bersifat toksik.
- Zinc
Penelitian menunjukkan orang yang berjerawat pada umumnya memiliki kadar zinc (seng) yang rendah. Zinc diperlukan untuk menciptakan lingkungan yang tidak nyaman untuk pertumbuhan P.acnes. Selain itu mineral ini berguna untuk meredakan kulit yang iritasi. Zinck ditemukan pada almonds, kacang-kacangan, atau daging.
- Vitamin E dan C
Antioksidan dalam vitamin E dan C memiliki efek menenangkan pada kulit. Vitamin C bisa ditemukan pada jeruk, pepaya, tomat, atau kiwi. Sementara vitamin E didapat dari kacang, minyak zaitun, brokoli, alpukat, dan sayuran hijau.
- Selenium
Mineral selenium mengandung antioksidan yang melindungi kulit dari kerusakan radikal bebas. Penelitian juga menyebutkan, bersama vitamin E selenium akan mempercepat penyembuhan jerawat. Sumber selenium antara lain daging salmon, tuna, kacang, telur, dan beras merah.
- Omega 3
Asam lemak omega-3 mencegah molekul yang bisa menyebabkan inflamasi yang memicu gangguan kulit. Sumber omega-3 terbaik adalah ikan laut dalam, minyak flaxseed, dan kacang-kacangan.
- Air
Air akan membantu menghidrasi tubuh dan melembabkan kulit. Konsumsi air yang cukup juga menghilangkan toksin yang memicu masalah kulit.(sumber:kompas.com)
Secara sederhana, jerawat timbul karena pergantian sel kulit yang disebut keratin. Pergantian sel kulit yang tidak sesuai akan menyebabkan sel-sel menyumbat kelenjar minyak dan pori yang akan menangkap protein dan sebum (minyak alami kulit) di bawah kulit. Protein dan minyak ini menjadi makanan untuk P.acnes, bakteri penyebab jerawat.
Menurut Ellen Marmur, MD, spesialis kulit dan penulis buku Simple Skin Beauty, ada banyak cara untuk mencegah siklus tersebut berulang. Salah satu caranya adalah mengonsumsi makanan dengan kandungan vitamin dan nutrien yang tepat.
"Makanan berpengaruh sekitar 25 persen, sisanya adalah faktor hormon, stres, kualitas tidur, dan lingkungan. Perawatan kulit yang baik juga berpengaruh. Karena itu pada dasarnya tidak ada makanan super untuk mencegah jerawat," katanya.
Menurut penelitian di bidang diet dan kulit, terungkap pola makan yang kaya buah dan sayuran sangat baik untuk kulit. Makanan sehat ini akan mengurangi inflamasi dan komedo. Berikut adalah beberapa jenis makanan yang dianjurkan.
- Vitamin A
Vitamin A membantu mengatur siklus regenerasi kulit sehingga tidak ada lagi protein dan minyak penyebab jerawat yang tersumbat. "Vitamin A adalah kandungan utama obat-obatan jerawat," kata Marmur. Sumber terbaik vitamin A adalah minyak ikan, salmon, wortel, bayam, dan brokoli. Meski begitu jangan berlebihan mengonsumsi vitamin A karena bisa bersifat toksik.
- Zinc
Penelitian menunjukkan orang yang berjerawat pada umumnya memiliki kadar zinc (seng) yang rendah. Zinc diperlukan untuk menciptakan lingkungan yang tidak nyaman untuk pertumbuhan P.acnes. Selain itu mineral ini berguna untuk meredakan kulit yang iritasi. Zinck ditemukan pada almonds, kacang-kacangan, atau daging.
- Vitamin E dan C
Antioksidan dalam vitamin E dan C memiliki efek menenangkan pada kulit. Vitamin C bisa ditemukan pada jeruk, pepaya, tomat, atau kiwi. Sementara vitamin E didapat dari kacang, minyak zaitun, brokoli, alpukat, dan sayuran hijau.
- Selenium
Mineral selenium mengandung antioksidan yang melindungi kulit dari kerusakan radikal bebas. Penelitian juga menyebutkan, bersama vitamin E selenium akan mempercepat penyembuhan jerawat. Sumber selenium antara lain daging salmon, tuna, kacang, telur, dan beras merah.
- Omega 3
Asam lemak omega-3 mencegah molekul yang bisa menyebabkan inflamasi yang memicu gangguan kulit. Sumber omega-3 terbaik adalah ikan laut dalam, minyak flaxseed, dan kacang-kacangan.
- Air
Air akan membantu menghidrasi tubuh dan melembabkan kulit. Konsumsi air yang cukup juga menghilangkan toksin yang memicu masalah kulit.(sumber:kompas.com)
Gigi Ompong Mempunyai Dampak Buruk Bagi Kesehatan
Masalah gigi ompong bukan hanya merusak penampilan seseorang tetapi juga bisa menjadi pemicu gangguan penyakit terutama pencernaan.
Menurut, spesialis prosthodonsia dari Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Trisakti Prof. Dr. drg. Suzan Elias, seseorang dengan gigi ompong umumnya mempunyai masalah dengan lambung.
"Ibaratnya kalau kacang harus ditumbuk 10 kali, ini cuma sekali sudah ditelan. Jadi lambung tidak kuat. Oleh karena itu, pada orang yang giginya tidak benar, umumnya lambungnya juga tidak benar," katanya, saat acara Polident Adhesiv Cream Media Launch, Rabu, (9/11/2011).
Suzan mengatakan, setiap individu yang kehilangan gigi (ompong) perlu suatu alat bantu untuk mengunyah makanan salah satunya dengan memasang gigi tiruan. Pasalnya, tanpa adanya suatu susunan gigi yang utuh, seseorang akan mengalami masalah saat proses mengunyah makanan. Sehingga apabila dibiarkan terus menerus akan berdampak buruk pada organ lambung.
"Tapi itu tidak terjadi seketika. Artinya, dalam jangka panjang, bukan jangka pendek. Oleh karena itu setiap kehilangan gigi sebaiknya dibuatkan penggantinya. Karena dengan ada penggantinya, pengunyahan akan lebih efektif," paparnya.
Menurut Suzan, ada dua jenis gigi tiruan yang dapat digunakan sebagai pengganti gigi yang ompong, yaitu gigi tiruan lepasan dan cekat. Kedua jenis gigi tiruan tersebut punya indikasi yang berbeda-beda. Pada gigi tiruan cekat misalnya, indikasinya lebih terbatas, karena harus mempunyai gigi pendamping di sebelahnya.
"Jenis ini bersifat permanen. Setelah kedua gigi sebelahnya diasah, selanjutnya gigi tiruan tersebut disemen dengan membuat jembatan ke gigi sebelahnya," katanya.
Sementara untuk pemasangan gigi tiruan lepas, tidak ada indikasi khusus dan pengerjaannya jauh lebih mudah, gampang dipasang, dan murah. Bahkan menurut Suzan, gigi tiruan lepasan dapat digunakan oleh segala kelompok usia. Berbeda dengan gigi tiruan cekat, yang mempunyai batas usia minimal 17 tahun.
"Kalau yang lepasan siapapun bisa karena tidak diasah giginya. Kita bilang ini crown extra-coronal (di luar) jadi tidak mengganggu," tambahnya.
Suzan menjelaskan, pada dasarnya ada 4 (empat) alasan penting yang mendasari mengapa orang dengan gigi ompong perlu untuk menggunakan gigi tiruan. Pertama, memperbaiki estetika, kedua, memperbaiki pengunyahan, ketiga, memperbaiki cara bicara dan keempat menjaga kelestarian jaringan sekitarnya.
"Jadi, kalau ada gigi yang ompong jangan dibiarkan. Harus diganti. Jika tidak, gigi yang lawannya akan turun akibat tidak mempunyai kontak. Begitu pula dengan gigi sebelahnya yang akan menyamping karena tidak ada kontak dengan gigi sebelahnya," terangnya.
Suzan mengakui, sampai saat ini belum ada data pasti berapa jumlah pemakai gigi tiruan di Indonesia. Menurutnya, gigi tiruan bukanlah barang yang murah. Sehingga, penggunaan gigi tiruan masih tergantung dari sejauh mana kemampuan masyarakat.
Mengingat pentingnya kebutuhan masyakarat akan gigi tiruan, Suzan berharap ke depan pemerintah membuat suatu program khusus untuk mereka yang membutuhkan gigi tiruan agar dapat memperoleh pengobatan di Puskesmas. Dengan begitu masyarakat tidak terlalu dibebankan dan bisa menjangkaunya.
"Mungkin dengan menggunakan bahan seperti akrilik (yang tidak terlalu mahal). Jadi orang-orang yang memang perlu gigi tiruan bisa dengan mudah bikin di Puskesmas. Tapi sampai sekarang belum ada jawaban dari pemerintah," tandasnya.(sumber:kompas.com)
Menurut, spesialis prosthodonsia dari Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Trisakti Prof. Dr. drg. Suzan Elias, seseorang dengan gigi ompong umumnya mempunyai masalah dengan lambung.
"Ibaratnya kalau kacang harus ditumbuk 10 kali, ini cuma sekali sudah ditelan. Jadi lambung tidak kuat. Oleh karena itu, pada orang yang giginya tidak benar, umumnya lambungnya juga tidak benar," katanya, saat acara Polident Adhesiv Cream Media Launch, Rabu, (9/11/2011).
Suzan mengatakan, setiap individu yang kehilangan gigi (ompong) perlu suatu alat bantu untuk mengunyah makanan salah satunya dengan memasang gigi tiruan. Pasalnya, tanpa adanya suatu susunan gigi yang utuh, seseorang akan mengalami masalah saat proses mengunyah makanan. Sehingga apabila dibiarkan terus menerus akan berdampak buruk pada organ lambung.
"Tapi itu tidak terjadi seketika. Artinya, dalam jangka panjang, bukan jangka pendek. Oleh karena itu setiap kehilangan gigi sebaiknya dibuatkan penggantinya. Karena dengan ada penggantinya, pengunyahan akan lebih efektif," paparnya.
Menurut Suzan, ada dua jenis gigi tiruan yang dapat digunakan sebagai pengganti gigi yang ompong, yaitu gigi tiruan lepasan dan cekat. Kedua jenis gigi tiruan tersebut punya indikasi yang berbeda-beda. Pada gigi tiruan cekat misalnya, indikasinya lebih terbatas, karena harus mempunyai gigi pendamping di sebelahnya.
"Jenis ini bersifat permanen. Setelah kedua gigi sebelahnya diasah, selanjutnya gigi tiruan tersebut disemen dengan membuat jembatan ke gigi sebelahnya," katanya.
Sementara untuk pemasangan gigi tiruan lepas, tidak ada indikasi khusus dan pengerjaannya jauh lebih mudah, gampang dipasang, dan murah. Bahkan menurut Suzan, gigi tiruan lepasan dapat digunakan oleh segala kelompok usia. Berbeda dengan gigi tiruan cekat, yang mempunyai batas usia minimal 17 tahun.
"Kalau yang lepasan siapapun bisa karena tidak diasah giginya. Kita bilang ini crown extra-coronal (di luar) jadi tidak mengganggu," tambahnya.
Suzan menjelaskan, pada dasarnya ada 4 (empat) alasan penting yang mendasari mengapa orang dengan gigi ompong perlu untuk menggunakan gigi tiruan. Pertama, memperbaiki estetika, kedua, memperbaiki pengunyahan, ketiga, memperbaiki cara bicara dan keempat menjaga kelestarian jaringan sekitarnya.
"Jadi, kalau ada gigi yang ompong jangan dibiarkan. Harus diganti. Jika tidak, gigi yang lawannya akan turun akibat tidak mempunyai kontak. Begitu pula dengan gigi sebelahnya yang akan menyamping karena tidak ada kontak dengan gigi sebelahnya," terangnya.
Suzan mengakui, sampai saat ini belum ada data pasti berapa jumlah pemakai gigi tiruan di Indonesia. Menurutnya, gigi tiruan bukanlah barang yang murah. Sehingga, penggunaan gigi tiruan masih tergantung dari sejauh mana kemampuan masyarakat.
Mengingat pentingnya kebutuhan masyakarat akan gigi tiruan, Suzan berharap ke depan pemerintah membuat suatu program khusus untuk mereka yang membutuhkan gigi tiruan agar dapat memperoleh pengobatan di Puskesmas. Dengan begitu masyarakat tidak terlalu dibebankan dan bisa menjangkaunya.
"Mungkin dengan menggunakan bahan seperti akrilik (yang tidak terlalu mahal). Jadi orang-orang yang memang perlu gigi tiruan bisa dengan mudah bikin di Puskesmas. Tapi sampai sekarang belum ada jawaban dari pemerintah," tandasnya.(sumber:kompas.com)
Jubah Tembus Pandang Untuk Tank
Para ilmuwan di BAE System, Swedia, tengah menggarap pengembangan jubah ajaib. Namun, bukan untuk menghilang seperti jubah Harry Potter, melainkan untuk kebutuhan kamuflase kendaraan-kendaraan militer.
Nantinya, perangkat ini akan dapat melindungi tank dari serangan roket pencari panas yang kerap memburunya. Proyek riset yang diberi nama Adaptiv ini akan diuji coba dalam dua tahun mendatang.
Jubah tembus pandang militer ini terdiri atas kepingan logam berbentuk heksagonal sebesar telapak tangan orang dewasa. Kepingan logam ini dapat dipanaskan atau didinginkan dengan cepat untuk menyamarkan bangunan, kapal, atau helikopter yang terbang rendah. Untuk menyelubungi sebuah tank kecil, diperlukan sekitar 1.000 kepingan logam tersebut.
Perangkat ini dilengkapi dengan pemindai untuk "membaca" lingkungan sekitar. Kemudian, pola-pola hasil pemindaian direproduksi pada panel logam berbentuk heksagonal yang berada di lambung tank (atau obyek lainnya). Selanjutnya, citra inframerah ditampilkan sehingga memungkinkan tank menyatu dengan lingkungan sekitarnya dan membuat musuh melihatnya sebagai sebuah mobil atau bahkan seekor sapi.
Menurut Peter Sjolund, pimpinan riset, teknologi ini bekerja layaknya layar televisi termal. Selain membawa koleksi gambar yang sudah tersimpan, perangkat itu juga bisa mengambil gambar yang sesuai dengan lingkungan sekitarnya apabila diperlukan. Pengembangan lebih lanjut bahkan bisa makin canggih lagi (sumber: kompas.com)
Nantinya, perangkat ini akan dapat melindungi tank dari serangan roket pencari panas yang kerap memburunya. Proyek riset yang diberi nama Adaptiv ini akan diuji coba dalam dua tahun mendatang.
Jubah tembus pandang militer ini terdiri atas kepingan logam berbentuk heksagonal sebesar telapak tangan orang dewasa. Kepingan logam ini dapat dipanaskan atau didinginkan dengan cepat untuk menyamarkan bangunan, kapal, atau helikopter yang terbang rendah. Untuk menyelubungi sebuah tank kecil, diperlukan sekitar 1.000 kepingan logam tersebut.
Perangkat ini dilengkapi dengan pemindai untuk "membaca" lingkungan sekitar. Kemudian, pola-pola hasil pemindaian direproduksi pada panel logam berbentuk heksagonal yang berada di lambung tank (atau obyek lainnya). Selanjutnya, citra inframerah ditampilkan sehingga memungkinkan tank menyatu dengan lingkungan sekitarnya dan membuat musuh melihatnya sebagai sebuah mobil atau bahkan seekor sapi.
Menurut Peter Sjolund, pimpinan riset, teknologi ini bekerja layaknya layar televisi termal. Selain membawa koleksi gambar yang sudah tersimpan, perangkat itu juga bisa mengambil gambar yang sesuai dengan lingkungan sekitarnya apabila diperlukan. Pengembangan lebih lanjut bahkan bisa makin canggih lagi (sumber: kompas.com)
Subscribe to:
Posts (Atom)